Rencana Impor KRL Bekas Jepang Belum Dapat Restu Kemenhub Soroti Spesifikasi dan Keselamatan


Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:10 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Kementerian Perhubungan tengah mempelajari proposal PT KAI untuk mengadakan KRL bekas dari Jepang guna memenuhi kebutuhan armada Commuter Line Jabodetabek.

Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono menyatakan persetujuan belum diberikan karena spesifikasi teknis dan kelaikan operasi masih dievaluasi. Pemerintah juga masih mengejar pengadaan 35 trainset KRL baru dan dua retrofit yang ditargetkan rampung pada 2027.

Lantas, mengapa KRL bekas masih dipertimbangkan ketika Indonesia juga memproduksi kereta melalui PT INKA? Apakah impor menjadi solusi cepat mengatasi kepadatan, atau ada persoalan pengadaan yang perlu dibenahi?

Dalam video ini, Kontan TV membahas:
- Alasan KRL bekas Jepang kembali dipertimbangkan.
- Evaluasi spesifikasi dan keselamatan oleh Kemenhub.
- Progres pengadaan KRL baru dari China dan PT INKA.
- Anggaran PMN dan tantangan percepatan pengadaan.
- Dampak penambahan armada terhadap kenyamanan penumpang.
Simak analisis lengkap mengenai masa depan Commuter Line Jabodetabek dan tantangan peremajaan transportasi publik Indonesia.

Subscribe Kontan TV untuk berita ekonomi, bisnis, transportasi, dan kebijakan publik terbaru.

#KRL #KRLBekasJepang #CommuterLine #KAI #Kemenhub #PTINKA #KeretaApiIndonesia #TransportasiPublik #PMN #Jabodetabek #BeritaEkonomi #KontanTV


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved