Di tengah kebuntuan diplomasi dengan Teheran, Presiden AS Donald Trump dikabarkan mulai serius mempertimbangkan opsi serangan militer skala besar ke Iran. Bukan hanya fasilitas militer dan situs nuklir, tetapi juga markas IRGC dan bahkan kepemimpinan tertinggi Iran disebut masuk radar, dengan skenario ekstrem menggulingkan Ali Khamenei jika tekanan awal gagal. Namun para pejabat militer dan intelijen memperingatkan, Iran adalah target yang jauh lebih kompleks dari operasi-oprasi sebelumnya—risiko perang panjang, keterlibatan negara-negara Teluk, hingga lonjakan harga minyak dunia menghantui setiap keputusan.
Di sisi lain, muncul usulan kompromi dari Badan Energi Atom Internasional: mengizinkan Iran tetap memproduksi bahan bakar nuklir terbatas untuk tujuan medis, sementara program pengayaan skala besarnya dipangkas. Di tengah pengerahan kapal induk, latihan militer, dan ancaman sanksi, pertanyaannya: apakah Trump akan memilih tombol serangan, atau memberi satu kesempatan terakhir bagi diplomasi untuk mencegah perang besar di Timur Tengah?
#DonaldTrump #Iran #PerangIranAS #KrisisNuklir #TimurTengah #Geopolitik #MinyakDunia #BoardOfPeace #KontanNews