Khamenei Siapkan Pengganti Jika Tewas Diserang AS-Israel


Selasa, 24 Februari 2026 | 20:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah menyiapkan skenario suksesi darurat.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika dirinya tewas dalam potensi serangan Amerika Serikat atau Israel.

Khamenei telah mengeluarkan instruksi darurat kepada lingkaran dalamnya.

Instruksi tersebut mengatur pendelegasian wewenang serta struktur komando nasional jika terjadi situasi ekstrem, termasuk kemungkinan dirinya terbunuh akibat serangan militer.

Laporan itu mengutip pejabat Iran, anggota Korps Garda Revolusi, serta mantan diplomat.

Langkah ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut tengah mempertimbangkan opsi militer terbatas terhadap Iran.

Bahkan, Trump dikabarkan memberi ultimatum waktu beberapa hari terkait kesepakatan nuklir.

Jika tidak tercapai, ia memperingatkan akan ada konsekuensi serius.

Dalam skema darurat tersebut, Khamenei menetapkan beberapa lapis pengganti untuk posisi militer dan politik strategis.

Jika komunikasi terputus atau Pemimpin Tertinggi tewas, otoritas pengambilan keputusan langsung berpindah ke lingkaran terdekatnya.

Salah satu sosok sentral dalam pengaturan ini adalah Ali Larijani.

Ia disebut ditunjuk dalam peran manajemen pusat krisis.

Larijani kini menangani manajemen stabilitas dalam negeri, pengendalian demonstrasi, diplomasi nuklir dengan Washington, koordinasi dengan sekutu seperti Rusia, Qatar, dan Oman, serta perencanaan perang jika terjadi serangan.

Namun, sumber menyebut Larijani lebih diposisikan sebagai manajer krisis kepercayaan Khamenei, bukan otomatis sebagai penerus jangka panjang.

Sementara itu, militer Iran berada dalam status waspada tinggi.

Teheran disebut telah mengerahkan rudal di sekitar Irak dan Teluk Persia, serta meningkatkan latihan militer rutin.

Dalam pernyataan publiknya, Khamenei tetap menunjukkan sikap tegas dan menjanjikan pembalasan keras terhadap setiap serangan yang mengancam kedaulatan Iran.

Postur militer Iran menunjukkan bahwa ruang diplomasi semakin menyempit.

Ketegangan regional meningkat.

Dan dunia kini menunggu
pakah konflik akan benar-benar meletus
taukah jalur diplomasi masih bisa menyelamatkan situasi?

Satu hal yang pasti, Iran kini bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Skenario suksesi darurat menunjukkan bahwa Teheran tidak menganggap ancaman ini sebagai isu biasa.

Perkembangan ini bisa menjadi titik balik geopolitik Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved