PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) resmi mempercepat pengembangan Tambang Emas Pani, memanfaatkan momentum harga emas global yang sedang bullish. Berdasarkan Feasibility Study dengan asumsi harga emas US$2.000 per ons, proyek awalnya dirancang lewat fasilitas heap leach yang mulai berproduksi pada 2026, disusul pabrik carbon in leach (CiL) berkapasitas 7,5 juta ton bijih per tahun pada 2029 dan naik menjadi 12 juta ton pada 2032. Kini, manajemen memutuskan langsung membangun fasilitas CiL berkapasitas penuh 12 juta ton per tahun dengan target mulai berproduksi lebih cepat, yakni pada 2028.
Tom Malik, GM Corporate Communication Merdeka Copper Gold, menyebut percepatan CiL ini membutuhkan belanja modal mendekati US$1 miliar yang akan digelontorkan dalam dua tahun ke depan. Jika harga emas tetap menguat, langkah agresif ini berpotensi mengerek kinerja dan valuasi MDKA dalam jangka panjang—tapi tentu dengan risiko finansial yang ikut membesar. Menurut kamu, percepatan investasi jumbo MDKA di Tambang Emas Pani ini akan jadi katalis positif bagi pemegang saham atau justru menambah tekanan jika harga emas berbalik arah?
#MerdekaCopperGold #MDKA #TambangEmasPani #HargaEmas #EmasDunia #SahamEmas #InvestasiTambang #MiningUpdate #Capex #KontanNews