Armada Induk AS Muncul di Dekat Iran, Negosiasi Nuklir Memanas!


Senin, 23 Februari 2026 | 12:54 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Di tengah negosiasi sensitif antara Amerika Serikat dan Iran, citra satelit mengungkap sesuatu yang mencolok.

Sebuah kapal induk raksasa A-S terdeteksi di Laut Arab yang hanya berjarak ratusan kilometer dari Iran.

Kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, terpantau berada di Laut Arab melalui citra satelit Sentinel-2 milik Eropa.

Posisinya diperkirakan sekitar 150 mil atau 240 kilometer dari lepas pantai Oman, dan sekitar 700 kilometer dari wilayah Iran.

Keberadaan kapal induk kelas Nimitz bertenaga nuklir ini sebelumnya sulit dideteksi karena melintasi wilayah laut dengan cakupan satelit terbatas.

Kemunculan USS Abraham Lincoln terjadi bertepatan dengan pertemuan pejabat Amerika Serikat dan Iran di Swiss pada 17 Februari 2026.

Pertemuan tersebut merupakan putaran kedua pembicaraan terkait program nuklir Teheran dan potensi pencabutan sanksi ekonomi.

Iran menyatakan fokus pembahasan adalah isu nuklir dan pencabutan sanksi. Namun Washington sebelumnya memberi sinyal ingin memperluas agenda pembicaraan ke isu lain.

Sebagai pemimpin carrier strike group, USS Abraham Lincoln tidak beroperasi sendirian. Kapal ini dikawal oleh tiga kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke.

Secara keseluruhan, kapal induk tersebut membawa sekitar 90 pesawat, termasuk jet tempur F-35, dan diawaki sekitar 5.600 personel.

Tak hanya itu, sedikitnya 12 kapal militer A-S dilaporkan terpantau di kawasan Timur Tengah.

Beberapa di antaranya berada di Teluk, Laut Merah, hingga Mediterania timur dekat pangkalan Souda Bay.

Pergerakan jet tempur F-15 dan EA-18 di pangkalan Muwaffaq Salti, Yordania, juga dilaporkan meningkat.

Pesawat kargo militer dan pesawat pengisian bahan bakar A-S terlihat bergerak menuju kawasan tersebut dari Amerika dan Eropa.

Penempatan kapal induk di kawasan strategis seperti Laut Arab sering kali dimaknai sebagai bentuk show of force.

Di tengah negosiasi nuklir yang krusial, kehadiran armada besar ini dapat menjadi sinyal tekanan diplomatik atau langkah antisipasi jika pembicaraan menemui jalan buntu.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Washington yang mengaitkan langsung pergerakan armada ini dengan agenda negosiasi di Swiss.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved