Pembelian 50 Pesawat Boeing di Perjanjian Dagang RI-AS untuk Regenerasi Armada


Senin, 23 Februari 2026 | 12:20 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Indonesia telah menandatangani perjanjian dagang dengan Amerika Serikat yang mencakup pembelian 50 unit pesawat Boeing, sebuah langkah strategis untuk memperbaharui armada penerbangan nasional.

Menurut pengamat penerbangan Alvin Lie, fokus utama pembelian ini adalah menggantikan pesawat Boeing 737?800 milik Garuda Indonesia yang kini sudah mulai uzur dan kurang efisien.

Alvin menegaskan bahwa meskipun angka 50 unit terdengar besar, dalam industri penerbangan hal tersebut bukanlah hal yang luar biasa; maskapai seperti Lion Air pernah memesan ratusan pesawat dalam satu kesepakatan.

Yang menarik, pembeli resmi pesawat-pesawat tersebut adalah perusahaan leasing. Setelah selesai diproduksi, pesawat akan disewakan dalam jangka panjang kepada Garuda Indonesia.

Proses pengiriman diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun. Jika semua berjalan lancar, penerbangan pertama dari armada baru ini baru dapat terjadi dalam 3?4 tahun ke depan, dengan sisa unit dipenuhi secara bertahap.

Boeing sendiri masih menghadapi backlog pesanan yang signifikan, sehingga masa tunggu untuk tiap unit menjadi cukup lama.

Pembelian 50 pesawat ini lebih ditujukan untuk kebutuhan jangka panjang, mengingat tren penurunan jumlah penumpang domestik sejak tahun 2024.

Data resmi menunjukkan bahwa pada tahun 2025 jumlah penumpang penerbangan niaga berjadwal dalam negeri mencapai 63.587.478 orang, turun lebih dari 2,5 juta penumpang dibanding tahun 2024 yang mencatat 65.820.592 penumpang.

Akibat penurunan tersebut, maskapai-maskapai di Indonesia justru mengurangi armada mereka dan memangkas rute domestik yang tidak menguntungkan, menjadikan pembelian ini sebagai langkah persiapan menghadapi kebutuhan masa depan.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved