QRIS Bisa Jadi Penentu Kredit UMKM BI Siapkan Credit Scoring dari Transaksi Digital


Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:45 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Bank Indonesia (BI) berencana memanfaatkan data transaksi QRIS sebagai salah satu acuan credit scoring atau penilaian kelayakan kredit bagi pelaku usaha, terutama UMKM.

Hingga kuartal III 2026, jumlah pengguna QRIS mencapai 70,6 juta dengan 49,4 juta merchant. Sebanyak 97% merchant tersebut merupakan pelaku UMKM. Volume transaksi QRIS juga tumbuh 75,8% secara tahunan.

Gubernur BI Destry Damayanti menilai pemanfaatan data transaksi digital berpotensi memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha kecil yang selama ini menghadapi keterbatasan dokumentasi keuangan.

Namun, apakah omzet dari transaksi QRIS cukup untuk menentukan kelayakan kredit? Bagaimana dengan keuntungan usaha, kemampuan membayar cicilan, keamanan data, dan risiko penyaluran pinjaman?

Selain QRIS, BI-FAST mencatat 1,631 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp4.049 triliun pada kuartal III 2026.

Simak analisis lengkap mengenai peluang dan tantangan credit scoring berbasis QRIS serta peran infrastruktur pembayaran digital dalam memperluas akses keuangan UMKM.

Subscribe Kontan TV untuk mendapatkan berita dan analisis terbaru seputar ekonomi, bisnis, perbankan, investasi, dan kebijakan publik.

#QRIS #BankIndonesia #BI #UMKM #CreditScoring #KreditUMKM #DigitalisasiKeuangan #PembayaranDigital #BIFAST #Perbankan #InklusiKeuangan #EkonomiDigital #FintechIndonesia #BeritaEkonomi #KontanTV


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved