Impor 105.000 Pikap dari India, Istana Turun Tangan


Selasa, 24 Februari 2026 | 19:43 WIB | dilihat

Impor 105.000 kendaraan niaga dari India dengan nilai kontrak Rp 24,66 triliun oleh BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara bikin banyak pihak angkat alis. Unit pikap Mahindra Scorpio, Tata Yodha, hingga truk Tata Ultra T.7 disebut akan dipakai untuk operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, sementara Istana lewat Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan masih akan mengecek lagi angka dan detail kebijakan ini.

Di satu sisi, Menteri Perindustrian menegaskan industri otomotif dalam negeri sebenarnya mampu memasok kebutuhan kendaraan niaga dengan kualitas bersaing, sementara aturan impor mobil yang tergolong bebas justru menambah perdebatan soal arah kebijakan industri dan perdagangan nasional. Menurut kamu, impor besar-besaran ini benar-benar kebutuhan mendesak, atau seharusnya jadi peluang emas bagi pabrikan otomotif dalam negeri untuk tumbuh?

#ImporPikap #Agrinas #KendaraanNiaga #IndustriOtomotif #KoperasiMerahPutih #EkonomiNasional #Menperin #Mendag #Istana #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved