RI Buka Impor 1.000 Ton Beras AS! Ganggu Swasembada Pangan?


Senin, 23 Februari 2026 | 20:26 WIB | dilihat

Indonesia resmi membuka keran impor beras dari Amerika Serikat sebesar 1.000 ton lewat perjanjian dagang baru, Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump. Pemerintah menyebut volume ini sangat kecil dibanding produksi nasional 34,69 juta ton dan menegaskan tidak akan mengganggu swasembada, apalagi Indonesia juga mendapat akses tarif nol persen untuk ribuan produk ekspor ke pasar A-S. Namun, publik tetap bertanya-tanya: apakah impor beras, sekecil apa pun angkanya, bisa menjadi pintu masuk ketergantungan baru?

Di saat yang sama, Indonesia juga berkomitmen membeli produk pertanian A-S senilai US$ 4,5 miliar, termasuk jagung untuk industri makanan dan minuman, sementara 99% produk asal A-S akan menikmati tarif nol persen saat ART berlaku penuh. Pemerintah mengklaim masih punya tameng seperti safeguard, anti-dumping, dan anti-subsidi jika impor melonjak dan mengganggu pasar domestik. Menurut kamu, langkah ini lebih layak dibaca sebagai strategi cerdas diplomasi dagang atau alarm awal bagi kedaulatan pangan Indonesia?

#ImporBeras #SwasembadaPangan #PerdaganganIndonesiaAS #PrabowoSubianto #DonaldTrump #ART #EkonomiIndonesia #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved