Lebanon Dibombardir Israel! Nasib Pasukan Garuda Indonesia Jadi Sorotan


Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Pemerintah Indonesia kini memantau dengan serius keselamatan pasukan Kontingen Garuda yang sedang menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Pasukan Indonesia tersebut tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL, yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah perbatasan Lebanon selatan.

Namun situasi di kawasan itu kini sangat genting.

Wilayah Lebanon selatan sedang dilanda serangan militer Israel di tengah meningkatnya konflik dengan kelompok Hezbollah.

Melalui pernyataan resmi di situsnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa keselamatan personel pasukan perdamaian menjadi prioritas utama.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada para prajurit Kontingen Garuda yang tetap menjalankan tugas di tengah situasi perang.

Indonesia berharap seluruh pasukan Indonesia yang bertugas di Lebanon dapat menjalankan misi mereka dengan aman.

Di sisi lain, Indonesia juga menyampaikan kecaman keras terhadap serangan Israel ke wilayah Lebanon.

Menurut pemerintah Indonesia, tindakan tersebut melanggar hukum humaniter internasional serta bertentangan dengan United Nations Security Council Resolution 1701, yang selama ini menjadi dasar gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.

Indonesia pun menyerukan kepada semua pihak agar menghormati kedaulatan Lebanon, menghentikan serangan terhadap warga sipil, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi.

Situasi di Lebanon sendiri semakin memanas dalam beberapa hari terakhir.

Konflik meningkat setelah Hezbollah melancarkan serangan terhadap Israel.

Serangan itu disebut sebagai respons atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran.

Akibat eskalasi tersebut, korban jiwa di Lebanon terus bertambah.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon, sedikitnya 826 orang telah tewas, termasuk 65 perempuan dan 106 anak-anak.

Selain itu, lebih dari 2.000 orang dilaporkan terluka akibat serangan yang terus berlangsung.

Di tengah situasi ini, Hizbullah bahkan menyatakan bahwa konflik kali ini bisa menjadi pertempuran terakhir mereka melawan Israel.

Sumber dari kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka telah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perang yang panjang.

Menurutnya, hasil perang kali ini hanya akan memiliki dua kemungkinan.

Hizbullah bisa saja hancur.

Atau justru konflik ini menciptakan situasi baru yang memaksa Israel menarik seluruh pasukannya dari Lebanon.

Dengan situasi yang semakin tidak menentu, perhatian dunia kini tertuju pada Lebanon selatan.

Dan bagi Indonesia, keselamatan pasukan Kontingen Garuda yang berada di garis depan misi perdamaian menjadi perhatian utama.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved