2 Kapal Tanker Indonesia Tertahan di Selat Hormuz! JK Minta Pemerintah Segera Lobi Iran


Senin, 16 Maret 2026 | 21:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kini berdampak langsung pada Indonesia.

Dua kapal tanker milik Pertamina dilaporkan masih tertahan di kawasan Teluk Arab dan belum bisa keluar melalui Selat Hormuz yang saat ini menjadi salah satu wilayah paling sensitif di dunia.

Kedua kapal tersebut adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Situasi ini pun mendapat perhatian dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla.

Saat ditemui di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jusuf Kalla menilai persoalan tersebut tentu menjadi kepentingan pemerintah Indonesia.

Meski demikian, JK memberikan saran agar pemerintah lebih aktif melakukan pendekatan diplomatik.

Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu menunjukkan kepedulian terhadap situasi di Iran agar komunikasi bisa berjalan lebih baik.

Ia juga menyebut dirinya sebenarnya bisa berbicara atau berkonsultasi dengan pihak Iran, namun tetap ada batasannya.

Karena itu, JK menilai peran pemerintah Indonesia harus lebih aktif dalam melakukan lobi diplomatik.

Sementara itu, pihak PT Pertamina International Shipping memastikan dua kapal tersebut masih dalam kondisi aman.

Perusahaan menyebut saat ini terdapat empat kapal mereka yang beroperasi di kawasan Timur Tengah.

Dua kapal lainnya, yakni PIS Rinjani dan PIS Paragon, telah berhasil keluar dari area konflik.

Sedangkan kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro masih menunggu situasi yang lebih aman sebelum melintas Strait of Hormuz.

Kapal Gamsunoro diketahui membawa kargo milik pihak ketiga.

Sementara kapal Pertamina Pride sedang menjalankan misi penting mengangkut minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri.

Meski dua kapal masih tertahan, Pertamina memastikan rantai pasok energi Indonesia tetap aman dan terkendali.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga terus melakukan upaya diplomasi.

Melalui Embassy of Indonesia in Tehran, pemerintah sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak di Iran untuk memastikan kapal Indonesia bisa melintas dengan aman.

Pemerintah menegaskan bahwa proses diplomasi ini melibatkan banyak pihak dan terus dilakukan secara intensif.

Namun kondisi di kawasan tersebut memang masih belum sepenuhnya kondusif.

Karena itulah, pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan otoritas Iran agar kepentingan Indonesia tetap terlindungi.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi dunia.

Jika situasi keamanan di wilayah ini terus memanas, dampaknya bisa dirasakan oleh banyak negara, termasuk Indonesia.

Kini perhatian tertuju pada upaya diplomasi yang sedang dilakukan pemerintah.

Akankah dua kapal tanker Indonesia segera keluar dari Selat Hormuz dengan aman?

Atau justru ketegangan di kawasan tersebut akan semakin memperumit situasi?

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved