KONTAN - https://www.kontan.co.id/
KAI memastikan tidak akan mengimpor KRL bekas dari Jepang. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan pengadaan armada baru harus menggunakan kereta baru. Keputusan ini muncul di tengah kebutuhan besar Commuter Line Jabodetabek yang membutuhkan tambahan 23 trainset.
Dari total kebutuhan tersebut, delapan trainset masuk kategori mendesak. KAI menargetkan pengadaan seluruh rangkaian dapat dipercepat dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
PT Industri Kereta Api (INKA) berpeluang menjadi pemasok armada baru. Namun, KAI juga membuka peluang kerja sama dengan produsen luar negeri dengan syarat melibatkan industri dalam negeri.
Sebelumnya, rencana impor KRL bekas Jepang telah diajukan KAI dan disetujui Komisi VI DPR RI. Namun, Kementerian Perhubungan masih melakukan evaluasi terhadap spesifikasi teknis dan kelaikan operasi kereta tersebut.
Lantas, apakah produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan 23 trainset baru? Bagaimana nasib kapasitas dan kenyamanan penumpang KRL Jabodetabek selama proses pengadaan berlangsung?
Simak laporan lengkapnya dalam video Kontan.
Ikuti terus berita ekonomi, bisnis, transportasi, dan industri terbaru hanya di Kontan.
Jangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE!
#KAI #KRL #KRLJabodetabek #CommuterLine #KRLBaru #INKA #KeretaApiIndonesia #TransportasiPublik #BobbyRasyidin #KRLBekasJepang #IndustriKereta #BeritaEkonomi #Kontan