Dulu 9 Kini 27 Klasifikasi Investor Saham Di BEI, Pengawasan Pasar Modal Diperketat


Rabu, 04 Februari 2026 | 21:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Setelah pertemuan perdana antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self Regulatory Organization (SRO), dan penyedia indeks global MSCI pada 2 Februari 2026, pasar modal Indonesia segera meluncurkan serangkaian reformasi untuk meningkatkan transparansi kepemilikan saham.

Langkah paling signifikan adalah memperluas klasifikasi investor dari 9 tipe menjadi 27 sub?tipe, sebuah upaya untuk memenuhi standar detail yang diminta MSCI.

Perubahan ini tidak hanya menambah jumlah kategori, tetapi juga memperkenalkan dimensi baru: penandaan afiliasi investor, sehingga setiap kepemilikan dapat diidentifikasi apakah terkait dengan pengendali, pemegang saham utama, atau manajemen perusahaan.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, menjelaskan bahwa klasifikasi baru mencakup pemerintah, sovereign wealth fund, private equity, venture capital, trustee bank, hingga platform peer?to?peer lending, serta berbagai bentuk entitas lain seperti yayasan, partai politik, dan institusi pendidikan.

Data hasil klasifikasi ini akan dikelola oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang telah diperintahkan untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh pelaku pasar tanpa penundaan.

Perluasan klasifikasi investor merupakan salah satu dari delapan aksi perbaikan yang diminta MSCI, yang terbagi dalam empat klaster: kebijakan free?float baru, transparansi, tata kelola & enforcement, serta sinergitas.

Dalam klaster transparansi, OJK dan BEI mengajukan tiga proposal utama: (1) membuka data kepemilikan saham di bawah 5% dan secara bertahap hingga 1%; (2) menampilkan rincian 27 sub?tipe investor pada data KSEI; (3) meningkatkan ambang free?float minimum dari 7,5% menjadi 15%.

Dengan membuka data hingga 1%, diharapkan praktik manipulasi harga dapat diminimalisir karena setiap order akan dapat ditelusuri hingga pemilik manfaat (UBO) yang sebenarnya.

Target implementasi pembukaan data hingga 1% dimulai pada 3 Februari 2026, dan laporan progres akan dipublikasikan mingguan, termasuk update kepada MSCI menjelang perhitungan ulang indeks pada Mei?Juni 2026.

Langkah-langkah ini diharapkan memberikan dasar data yang lebih kuat bagi penyedia indeks global, meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia, serta menarik lebih banyak investasi institusional asing.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved