Arab Saudi Stop Impor Unggas RI! 40 Negara Masuk Daftar Larangan


Minggu, 01 Maret 2026 | 03:36 WIB | dilihat

Kabar kurang baik datang dari Timur Tengah. Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan impor unggas dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia. Kebijakan ini diumumkan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) sebagai langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan publik dan menjaga standar keamanan pangan di dalam negeri. Daftar larangan penuh ini mencakup Indonesia, China, India, Jepang, Jerman, Inggris, Korea Selatan, Mesir, dan sejumlah negara lain, yang sebagian sudah diblokir sejak 2004 dan sisanya ditambahkan bertahap mengikuti perkembangan wabah flu burung patogen tinggi di berbagai belahan dunia. Selain larangan total, Saudi juga menerapkan pembatasan parsial untuk wilayah tertentu di 16 negara lain seperti Australia, Amerika Serikat, Prancis, Italia, Kanada, Malaysia, hingga Filipina, tergantung penilaian risiko terbaru.

Meski demikian, tidak semua produk unggas otomatis tertutup akses ke pasar Saudi. SFDA masih membuka peluang impor untuk daging unggas dan produk turunan yang telah melalui proses pemanasan atau pengolahan yang mampu menonaktifkan virus, selama memenuhi standar kesehatan Saudi dan dilengkapi sertifikat resmi dari otoritas negara asal serta berasal dari fasilitas produksi yang disetujui. Bagi Indonesia, langkah ini memicu sejumlah pertanyaan: seberapa besar dampaknya terhadap ekspor unggas nasional dan pelaku usaha dalam negeri? Mungkinkah diplomasi kesehatan dan perdagangan dilakukan untuk membuka kembali akses ke salah satu pasar penting di kawasan Timur Tengah ini?

#ArabSaudi #EksporUnggas #ImporTelur #FluBurung #KeamananPangan #SFDA #PerdaganganInternasional #Indonesia #TimurTengah #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved