Harga Minyak Dunia Naik, APBN RI Terancam Jebol? Pemerintah Siapkan Opsi Naikkan BBM Subsidi


Selasa, 10 Maret 2026 | 09:38 WIB | dilihat

Memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memberi tekanan pada perekonomian global, termasuk Indonesia, terutama lewat lonjakan harga minyak dunia yang berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah masih memantau perkembangan konflik dan pergerakan harga minyak sebelum menentukan langkah kebijakan. Berdasarkan simulasi pemerintah, jika harga minyak mencapai sekitar US$92 per barel, defisit APBN berpotensi melebar hingga 3,6–3,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) apabila tidak ada langkah penyesuaian fiskal.

Untuk meredam tekanan tersebut, pemerintah menyiapkan beberapa opsi, mulai dari penundaan program atau proyek yang belum mendesak, realokasi anggaran, hingga kemungkinan penyesuaian harga BBM bersubsidi sebagai bentuk berbagi beban dengan masyarakat. Pemerintah juga mempertimbangkan efisiensi pada sejumlah program belanja, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun Purbaya menegaskan evaluasi hanya menyasar komponen pendukung dan tidak akan mengurangi penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Dengan pengalaman menghadapi lonjakan harga minyak di masa lalu, pemerintah menilai ekonomi Indonesia masih memiliki daya tahan, namun keputusan kebijakan tetap akan ditentukan oleh perkembangan situasi global ke depan.

#APBN #HargaMinyak #BBM #PurbayaYudhiSadewa #KebijakanFiskal #Inflasi #EnergiGlobal #EkonomiIndonesia #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved