Juda Agung Resmi Wamenkeu, Dapat Tugas Berat: Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8%


Kamis, 05 Februari 2026 | 19:15 WIB | dilihat

Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada Kamis, 5 Februari 2026. Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Juda menggantikan Thomas Djiwandono yang kini melangkah sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Usai pelantikan, Juda mengungkapkan pesan utama Presiden. Tidak ada instruksi teknis yang rinci, namun arah kebijakannya tegas: mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target ambisius 8 persen.

Juda menegaskan bahwa kunci untuk mencapai target tersebut ada pada efektivitas kebijakan. Salah satunya melalui penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan kebijakan riil. Menurutnya, tanpa sinergi yang solid, program pemerintah berisiko tidak berjalan optimal.

Pengalaman panjang Juda Agung di Bank Indonesia menjadi modal penting. Ia menilai kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan semakin mulus karena kedua institusi saling memahami cara kerja masing-masing.

Menariknya, Juda juga menyinggung peran pendahulunya, Thomas Djiwandono, yang memiliki pengalaman di otoritas fiskal dan moneter. Pola ini dinilai memperkuat jembatan koordinasi kebijakan, sehingga fiskal dan moneter tidak berjalan sendiri-sendiri.

Penunjukan Juda Agung bukan sekadar rotasi jabatan. Ini sinyal bahwa pemerintah serius mengintegrasikan kebijakan ekonomi. Target 8 persen berarti ekspansi besar-besaran—mulai dari belanja negara, stabilitas moneter, hingga efektivitas program riil di lapangan. Dampaknya langsung ke dunia usaha, tenaga kerja, dan daya beli masyarakat.

Dengan arah kebijakan yang lebih terkoordinasi, publik perlu memahami bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi hanya bisa tercapai jika kebijakan dijalankan konsisten dan terukur. Pemerintah mengimbau seluruh pemangku kepentingan—pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat—untuk menjaga stabilitas, mendukung program resmi, serta mengikuti kebijakan ekonomi yang telah ditetapkan agar manfaat pertumbuhan bisa dirasakan lebih merata.

Agar tidak hanya jadi angka di atas kertas, masyarakat dan pelaku usaha perlu mencermati kebijakan fiskal dan moneter yang dikeluarkan pemerintah. Gunakan insentif resmi, hindari spekulasi berlebihan, dan tetap mengacu pada imbauan otoritas ekonomi agar stabilitas tetap terjaga di tengah target pertumbuhan yang agresif.

#JudaAgung #Wamenkeu #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Target8Perse
PrabowoSubianto #KementerianKeuangan #BankIndonesia #KebijakanFiska
KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #EkonomiNasional #KabinetPrabowo

#JudaAgung #Wamenkeu #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Target8Perse
PrabowoSubianto #KementerianKeuangan #BankIndonesia #KebijakanFiska
KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #EkonomiNasional #KabinetPrabowo

#JudaAgung #Wamenkeu #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Target8Perse
PrabowoSubianto #KementerianKeuangan #BankIndonesia #KebijakanFiska
KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #EkonomiNasional #KabinetPrabowo

#JudaAgung #Wamenkeu #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Target8Perse
PrabowoSubianto #KementerianKeuangan #BankIndonesia #KebijakanFiska
KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #EkonomiNasional #KabinetPrabowo


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved