Pendanaan startup teknologi semakin selektif di tengah fenomena tech winter. Di saat yang sama, perubahan geopolitik global dan persaingan teknologi membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi digital.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut nilai ekonomi digital Indonesia mencapai US$99 miliar pada 2025, tumbuh 14%. Pemerintah berupaya memperkuat daya tarik investasi melalui kepastian regulasi dan persaingan usaha yang adil.
Namun, besarnya pasar belum otomatis menjamin investasi masuk. CEO GoTo Hans Patuwo menyoroti standar pendanaan startup yang semakin tinggi. Perusahaan teknologi dituntut menghadirkan inovasi dan kemampuan mengembangkan teknologi baru.
Bisakah Indonesia mengubah potensi ekonomi digital menjadi investasi nyata dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan? Simak pembahasannya dalam laporan KONTAN.
#Startup #EkonomiDigital #InvestasiDigital #TechWinter #MeutyaHafid #GoTo #BaliTechWeek2026 #Teknologi #EkonomiIndonesia #KONTANTV