Filipina Resmi Umumkan Darurat Energi Imbas Konflik Iran-AS, Bagaimana Nasib RI?


Kamis, 26 Maret 2026 | 20:22 WIB | dilihat

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menetapkan status darurat energi nasional pada 25 Maret 2026 setelah lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz membuat negara yang sangat bergantung pada impor minyak seperti Filipina terpukul, dengan harga BBM melonjak lebih dari dua kali lipat dan memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi.

Bagi Indonesia, pemerintah memastikan pasokan BBM dan LPG masih aman, namun situasi ini menjadi peringatan penting. Ketergantungan pada impor energi tetap menjadi risiko, sehingga langkah seperti diversifikasi energi, efisiensi konsumsi, dan kesiapan kebijakan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas di tengah gejolak global.

#Energi #Filipina #SelatHormuz #HargaMinyak #KetahananEnergi #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved