KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Riset terbaru PwC menunjukkan bahwa 96% pengguna harian generative AI di Indonesia melaporkan peningkatan produktivitas dalam pekerjaan mereka.
Tak hanya itu, 82% pengguna merasa lebih aman dengan keberadaan AI, sementara 72% sudah melihat kenaikan gaji berkat pemanfaatan teknologi ini.
Pete Brown, Global Workforce Leader PwC, menegaskan bahwa untuk memaksimalkan manfaat AI, perusahaan harus melangkah lebih jauh daripada sekadar pelatihan; proses kerja dan kolaborasi manusia?mesin perlu didefinisikan ulang.
Ia memperingatkan, keberhasilan langkah ini akan menentukan apakah generative AI menjadi motor pertumbuhan inklusif atau justru peluang yang terlewatkan.
Survei yang melibatkan 812 responden mengungkap tingkat adopsi AI yang tinggi: 69% pekerja telah menggunakan AI dalam setahun terakhir, meski hanya 16% yang menggunakannya setiap hari.
Penggunaan harian AI agentik (agentic AI) bahkan lebih rendah, hanya 8%, menandakan ruang besar untuk peningkatan penggunaan rutin.
Lita Dewi, Workforce Transformation Leader PwC Consulting Indonesia, menambahkan bahwa hampir setengah pekerja (49%) memperkirakan perubahan regulasi akan berdampak signifikan, dan 45% menilai transformasi teknologi akan menjadi faktor utama, angka ini naik menjadi 74% di kalangan pengguna AI harian.
Menurutnya, mereka yang sudah mengadopsi AI lebih siap menghadapi perubahan, sementara 44% pekerja khawatir konflik geopolitik dan pergeseran preferensi pelanggan akan memengaruhi pekerjaan dalam tiga tahun ke depan.
Perusahaan kini mulai berinvestasi pada pengembangan keterampilan: 64% pekerja non?manajer, 78% manajer, dan 89% eksekutif senior melaporkan memiliki akses ke sumber belajar yang dibutuhkan.
Lita menekankan bahwa pemimpin memiliki peluang besar untuk membentuk organisasi yang melampaui ekspektasi tenaga kerja dengan memaksimalkan potensi transformasi AI.
Ia menyarankan penutupan kesenjangan kemampuan AI melalui strategi tenaga kerja yang jelas, kompetensi tepat, serta pembaruan struktural pada organisasi dan cara kerja.
Selain itu, perusahaan harus memperluas mobilitas karier, menciptakan jalur karier yang transparan dan dinamis, serta menanamkan budaya belajar jangka panjang.
Lingkungan kerja yang aman secara psikologis, inklusif, dan suportif menjadi kunci untuk membuka potensi penuh pekerja dan mendorong inovasi berkelanjutan di era AI.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________