Detik-detik Penembakan di Rumah Trump, Pelaku Angkat Shotgun!


Senin, 23 Februari 2026 | 18:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Situasi mencekam terjadi di kediaman Presiden Amerika Serikat.

Seorang pria bersenjata mencoba menerobos perimeter keamanan Mar-a-Lago dan berakhir ditembak mati oleh aparat.

Insiden terjadi pada Minggu dini hari, 23 Februari 2026, sekitar pukul 01.30 waktu setempat, di resor Mar-a-Lago, Florida.

Menurut laporan aparat, pria berusia awal 20-an terlihat berada di dekat gerbang utara properti milik Presiden Donald Trump tersebut.

Ia membawa sebuah shotgun dan jeriken berisi bahan bakar.

Petugas keamanan segera melakukan konfrontasi dan memerintahkan pelaku untuk menjatuhkan senjata.

Namun, situasi justru memanas.

Sheriff Palm Beach County, Ric Bradshaw, mengatakan petugas telah memberikan peringatan.

Menurutnya, pelaku sempat meletakkan jeriken bahan bakar, tetapi kemudian mengangkat senapan ke posisi menembak.

Merespons ancaman tersebut, seorang deputi sheriff dan dua agen United States Secret Service melepaskan tembakan.

Pelaku tewas di lokasi kejadian. Tidak ada petugas yang dilaporkan terluka.

Saat insiden berlangsung, Trump dilaporkan sedang berada di Washington, D.C..

Pihak Secret Service memastikan tidak ada individu yang berada dalam perlindungan mereka di Mar-a-Lago saat upaya penerobosan terjadi.

Identitas pelaku belum diumumkan karena pihak berwenang masih berusaha menghubungi keluarganya.

Insiden ini langsung memicu respons politik.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengkritik Partai Demokrat melalui platform X.

Ia mengaitkan insiden keamanan ini dengan government shutdown parsial yang memengaruhi anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri, lembaga induk Secret Service.

Di sisi lain, Demokrat tetap bersikukuh menolak pendanaan baru sebelum ada perubahan signifikan terhadap kebijakan deportasi massal pemerintahan Trump.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kekerasan politik di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2024 lalu, Trump pernah menjadi target penembakan saat kampanye di Pennsylvania.

Beberapa tokoh politik dan publik figur lain juga menjadi korban serangan dalam periode yang sama, memperlihatkan meningkatnya polarisasi dan ancaman keamanan politik di negeri tersebut.

Yang pasti, insiden di Mar-a-Lago kembali menyoroti ketegangan politik dan tantangan keamanan di Amerika Serikat.

Meski Presiden tidak berada di lokasi, peristiwa ini menjadi pengingat serius tentang risiko yang dihadapi para pemimpin negara di tengah situasi politik yang semakin terpolarisasi.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved