Menko Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia


Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:09 WIB | dilihat

https://www.kontan.co.id/

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Indonesia harus mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Pemerintah bahkan membuka opsi mengevaluasi kontrak dan mempertimbangkan penghentian ekspor energi kepada negara yang dinilai tidak menghargai Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah mendorong peningkatan produksi gas nasional untuk memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan impor. Produksi gas ditargetkan mencapai sekitar 3.000 MM pada 2028–2029, berdasarkan pernyataan Bahlil dalam transkrip.

Bahlil juga mengungkap rencana pembangunan pusat hilirisasi petrokimia berbahan baku gas di Kalimantan Timur. Langkah ini diharapkan menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan manfaat sumber daya alam bagi daerah.

Bagaimana strategi Bahlil memperkuat kedaulatan energi Indonesia? Simak pernyataan lengkapnya di KONTAN TV.

#BahlilLahadalia #Bahlil #EnergiIndonesia #KetahananEnergi #Hilirisasi #TransisiEnergi #GasBumi #Migas #ESDM #EksporGas #ImporEnergi #KedaulatanEnergi #IndustriPetrokimia #KalimantanTimur #Prabowo #BeritaEkonomi #BeritaTerkini #KONTANTV


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved