Target Pajak Dianggap Tak Realistis, Pemerintah Harus Rem Belanja Negara


Senin, 16 Februari 2026 | 13:32 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Indonesia kini berada di persimpangan fiskal yang kritis.

Para ekonom menyalakan "lampu kuning" untuk kondisi APBN tahun 2026, mengingat target penerimaan negara yang terlalu ambisius di tengah perekonomian yang masih bergejolak.

Ekonom senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai target kenaikan pendapatan perpajakan sebesar 21% pada 2026 tidak realistis.

Jika pemerintah tetap mempertahankan belanja tinggi sementara penerimaan meleset, defisit APBN berisiko melampaui batas aman, bahkan mencapai 3,5-3,7% dari PDB.

Menurut Wija, satu-satunya jalan untuk menjaga defisit tetap terkendali adalah dengan mengerem laju belanja negara secara drastis, terutama memotong pengeluaran jumbo yang tidak urgent dan menunda program strategis yang belum memberikan dampak ekonomi jangka pendek.

#pajak #apbn #ekonomi


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved