Terungkap! CIA-Mossad Dalang Dibalik Tewasnya Ayatollah Khamenei


Selasa, 03 Maret 2026 | 20:00 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Dunia diguncang oleh kabar mengejutkan dari Teheran
emimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Serangan ini disebut-sebut sebagai puncak dari operasi intelijen rahasia yang telah disusun selama bertahun-tahun.

Bagaimana operasi ini dijalankan
an sebesar apa peran CIA serta Mossad di baliknya?

Menurut laporan media internasional termasuk The Guardian, pembunuhan ini bukanlah operasi mendadak.

Ini adalah hasil dari pengumpulan intelijen intensif yang dilakukan Israel selama bertahun-tahun, dengan dukungan signifikan dari badan intelijen Amerika Serikat, Central Intelligence Agency atau CIA.

Targetnya jelas: mengguncang struktur kekuasaan di Teheran setelah gagalnya kesepakatan nuklir antara Washington dan Iran.

Sumber-sumber intelijen menyebut, Mossad membangun arsip detail mengenai kehidupan pribadi Khamenei.

Mulai dari rutinitas harian, lingkaran keluarga, hingga pola pertemuan dengan pejabat tinggi keamanan.

Seorang mantan veteran CIA menggambarkan proses ini seperti menyusun puzzle raksasa
idak bergantung pada satu sumber, melainkan gabungan intelijen teknis, pengawasan elektronik, hingga jaringan agen manusia di lapangan.

Semua potongan informasi itu akhirnya mengarah pada satu momen krusial.

Laporan dari The New York Times mengungkap, dalam enam bulan terakhir sebelum serangan, CIA berhasil mengetahui jadwal penting Khamenei.

Ia disebut akan menghadiri pertemuan pejabat tinggi Iran di sebuah kompleks di pusat Teheran pada Sabtu pagi.

Informasi itu dibagikan kepada Israel.

Awalnya, serangan direncanakan dilakukan pada malam hari
amun setelah data terbaru masuk, waktu serangan diubah menjadi pagi hari demi memastikan target berada di lokasi.

Ketika waktu dan lokasi sudah terkunci, keputusan diambil.

Jet tempur dan sistem persenjataan diluncurkan.

Dalam operasi ini, Israel mengandalkan jaringan agen lokal yang telah dibangun selama puluhan tahun di Iran.

Sementara Amerika Serikat memberikan dukungan teknologi canggih, mulai dari sistem pelacakan hingga integrasi data intelijen global.

Mantan petugas penargetan CIA, Reuel Gerecht, menyebut kombinasi ini sebagai kekuatan mematikan.

Teknologi tinggi Amerika bertemu dengan jaringan agen manusia di lapangan.

Hasilnya: operasi presisi tinggi yang jarang terjadi dalam sejarah intelijen modern.

Serangan ini langsung meningkatkan ketegangan kawasan Timur Tengah.

Iran sebelumnya telah memperingatkan akan membalas setiap agresi terhadap kedaulatannya.

Kini, dunia menanti
pakah ini awal dari konflik yang lebih besar?

Ataukah langkah strategis ini justru akan mengubah peta kekuatan di kawasan?

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved