Menteri Perumahan Marurar: Hukum Berat Jika Ada Korupsi Dana Bencana


Rabu, 09 September 2026 | 18:14 WIB | dilihat

https://www.kontan.co.id/

Pemerintah mempercepat penanganan dampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak. Mendagri Tito Karnavian menegaskan bantuan harus segera direalisasikan agar masyarakat yang masih berada di pengungsian tidak kekurangan kebutuhan dasar.

Untuk rumah rusak, pemerintah menyiapkan bantuan Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp70 juta untuk kerusakan berat. Data kerusakan akan diverifikasi dan divalidasi dengan melibatkan pemerintah daerah, BNPB, aparat penegak hukum, serta BPS agar bantuan tepat sasaran.

Pemerintah juga menargetkan percepatan pembangunan 7.992 unit rumah dalam kompleks relokasi. Mendagri meminta proses lelang dan eksekusi dipercepat karena waktu yang tersedia tinggal sekitar tiga setengah bulan.

Dalam penanganan bencana, Mendagri juga menegaskan pentingnya tata kelola yang benar. Ia mengingatkan, korupsi dalam situasi bencana harus dihukum seberat-beratnya. BPS turut menyiapkan data dan dashboard bencana untuk membantu pemerintah memetakan desa serta masyarakat terdampak.

#Mendagri #TitoKarnavian #BencanaNTT #NTT #RumahKorbanBencana #BantuanBencana #BNPB #BPS #KementerianPKP #RumahRelokasi #PenangananBencana #KorbanBencana #Flores #FloresTimur #BencanaIndonesia #BeritaTerkini #BeritaIndonesia #KontanTV #BreakingNews #InfoTerkini


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved