Prabowo Tiba di Jepang, Lanjut ke Korea Selatan! Indonesia Siap Borong Jet Tempur KF-21


Senin, 30 Maret 2026 | 00:24 WIB | dilihat

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi tiba di Jepang dan langsung membawa misi besar. Bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa—ini tentang masa depan pertahanan, investasi, dan posisi Indonesia di tengah dinamika global.

Prabowo mendarat di Haneda Airport, Tokyo, Minggu malam waktu setempat. Kedatangannya disambut jajaran pejabat tinggi Jepang, mulai dari Wakil Menteri Luar Negeri hingga para pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang. Ini jadi sinyal kuat bahwa kunjungan ini punya bobot strategis tinggi.

Selama di Jepang, Prabowo dijadwalkan melakukan state call kepada Naruhito. Pertemuan ini bukan sekadar simbolik, tapi bagian dari upaya mempererat hubungan historis Indonesia–Jepang yang sudah lama terjalin.

Tak hanya itu, Prabowo juga akan bertemu Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Akasaka Palace. Agenda utamanya jelas: memperkuat kerja sama di sektor strategis seperti investasi, energi, kelautan, hingga transformasi digital.

Tapi yang bikin kunjungan ini makin menarik adalah kelanjutannya. Setelah Jepang, Prabowo dijadwalkan terbang ke Korea Selatan. Di sinilah agenda besar berikutnya akan terjadi—yakni potensi kesepakatan pembelian jet tempur canggih KF-21 Boramae.

Jet tempur generasi 4.5 ini merupakan hasil pengembangan Korea Selatan yang melibatkan Indonesia sebagai mitra. Program ini digarap oleh Korea Aerospace Industries dan menjadi salah satu proyek pertahanan terbesar di Asia.

Rencananya, Indonesia akan mengakuisisi 16 unit KF-21. Nilainya tidak kecil—harga per unit diperkirakan mencapai 80 hingga 100 juta dolar AS. Artinya, total investasi bisa menyentuh miliaran dolar.

Yang menarik, Indonesia bukan sekadar pembeli. Dalam proyek ini, Indonesia adalah mitra pengembang. Bahkan, unit produksi massal pertama KF-21 disebut-sebut akan dikirim ke Indonesia lebih dulu. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat industri dirgantara nasional.

Program KF-21 sendiri sudah berjalan sejak awal tahun 2000-an. Awalnya dirancang untuk menggantikan jet tempur lama seperti F-4 dan F-5. Setelah sempat mengalami hambatan, proyek ini kembali melesat sejak kontrak utama ditandatangani pada 2015.

Kini, KF-21 sudah berhasil menjalani uji terbang dan siap masuk fase produksi massal. Targetnya, pengiriman pertama dilakukan pada paruh kedua tahun 2026.

Di Korea Selatan nanti, Prabowo juga akan bertemu Presiden Lee Jae Myung. Pembahasan mereka tak hanya soal pertahanan, tapi juga kerja sama di sektor masa depan seperti kecerdasan buatan, energi nuklir, infrastruktur, hingga industri kreatif.

Selain itu, kedua negara juga akan membahas isu global, mulai dari situasi Timur Tengah hingga stabilitas kawasan Semenanjung Korea.

Kunjungan ini menunjukkan satu hal penting: Indonesia sedang agresif memperkuat posisinya, baik dari sisi diplomasi maupun pertahanan. Di tengah ketidakpastian global, langkah ini bisa jadi penentu arah masa depan Indonesia.

Kenapa ini penting buat kita? Karena keputusan di level ini akan berdampak langsung ke banyak hal—mulai dari keamanan nasional, peluang kerja, hingga transfer teknologi ke dalam negeri.

#Prabowo #KF21 #JetTempur #IndonesiaJepang #IndonesiaKorea #PertahananIndonesia #MiliterIndonesia #TeknologiDirgantara #Geopolitik #Investasi #AI #Energi #BeritaTerkini #BreakingNews #KontanTV #EkonomiIndonesia #IndustriPertahanan #GlobalNews #ASEAN #StrategicPartnership


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved