KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung keputusan Iman Rachman mundur dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai bentuk tanggung jawab dia atas gejolak di pasar modal beberapa hari terakhir.
Menurut Purbaya, salah satu kesalahan fatal manajemen BEI adalah tidak ditindaklanjutinya masukan dan pertanyaan dari Morgan Stanley Capital International atau MSCI yang kemudian berdampak besar terhadap persepsi pasar.
Menurut Purbaya, kesalahan tersebut fatal , sehingga pasar modal Indonesia mengalami koreksi yang sangat dalam.
Purbaya menyebut, kondisi tersebut justru menimbulkan anggapan bahwa ekonomi Indonesia tidak stabil. Padahal, pemerintah saat ini tengah melakukan perbaikan ekonomi secara serius dan menyeluruh.
Dia menyontohkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengganti 35 orang pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai sebagai bentuk perbaikan tata kelola.
Menurut Purbaya, kebijakan itu menunjukkan bahwa pemerintah melakukan perbaikan secara sungguh-sungguh.
Purbaya menegaskan, pemerintah saat ini sangat fokus pada perbaikan fondasi perekonomian nasional.
Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari kursi bos BEI.
Keputusan tersebut diambil setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari terakhir, yang berujung pada penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham sebanyak dua kali.
Pengumuman pengunduran diri tersebut ia sampaikan kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ia berharap keputusan dia mengundurkan diri merupakan yang terbaik untuk pasar modal.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________