Dirut Buka Suara Usai Danantara Wajibkan BUMN Perkapalan Belanja di PT PAL


Jumat, 06 Februari 2026 | 14:26 WIB | dilihat

PT PAL Indonesia menyambut kebijakan Danantara yang mewajibkan seluruh BUMN perkapalan memesan kapal di galangan dalam negeri, sebagai langkah strategis menghentikan aliran modal ke luar negeri. Selama bertahun-tahun tanpa konsolidasi, hampir seluruh pesanan kapal lari ke pasar global, sementara realisasi TKDN di industri perkapalan dinilai belum mencapai 10% dari potensi ekonomi yang seharusnya bisa tinggal di Indonesia.

Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod, menegaskan kebutuhan kapal nasional sangat besar—mulai dari ketahanan pangan, energi hingga pertahanan—dan ini harus dioptimalkan dengan menarik pesanan kembali ke dalam negeri, membangun industri pendukung, dan menjadikan PT PAL sebagai mesin penggerak utama. Melalui penunjukan PT PAL sebagai anchor industri perkapalan nasional, BUMN seperti Pertamina International Shipping, PELNI, dan ASDP diwajibkan membangun armadanya di galangan domestik, dengan target akhir bukan hanya kemandirian industri, tetapi juga peningkatan kesejahteraan rakyat.

#Danantara #PTPAL #IndustriPerkapalan #KapalNasional #TKDN #BUMN #MaritimIndonesia #KemandirianIndustri #PertaminaInternationalShipping #PELNI #ASDP #InvestasiNasional #EkonomiMaritim #Hilirisasi #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved