KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Indonesia didorong memperkuat diplomasi kelapa sawit agar tidak hanya bereaksi saat terjadi sengketa dagang, tetapi mampu mencegah lahirnya kebijakan yang berpotensi menghambat ekspor sawit nasional.
Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute atau PASPI, Tungkot Sipayung, mengatakan diplomasi sawit seharusnya berfungsi sebagai market intelligence, yakni mendeteksi sejak dini berbagai regulasi yang dapat merugikan industri sawit Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan diplomasi bukan hanya memenangkan sengketa perdagangan, tetapi juga mencegah munculnya aturan diskriminatif di negara tujuan ekspor.
Tungkot menilai strategi diversifikasi pasar yang dilakukan pemerintah telah membuahkan hasil.
Saat ini ekspor sawit Indonesia tidak lagi bergantung pada Uni Eropa, dengan pangsa pasar Eropa yang kini hanya sekitar 8 hingga 10 persen.
#kontan #kontantv #kontannews #Sawit #KelapaSawit #CPO #EksporSawit #IndustriSawit #UniEropa #DiversifikasiPasar #EkonomiIndonesia #PerdaganganInternasional #EksporIndonesia #Perkebunan #BeritaEkonomi #FinanceNews #BreakingNews #NewsUpdate #HeadlineNews #KontanNews #PasarGlobal #Indonesia #Komoditas