Pertamina Bersih-Bersih Unit Bisnis, 38 Anak Usaha Non-Migas Siap Dilepas


Rabu, 18 Februari 2026 | 22:13 WIB | dilihat

Pertamina bersiap merapikan portofolio bisnisnya dengan melakukan streamlining 38 entitas non-migas agar bisa fokus penuh pada bisnis inti energi: hulu–hilir migas, kilang, gas, dan agenda transisi energi. COO BPI Danantara, Dony Oskaria, menegaskan seluruh entitas yang tidak terkait langsung dengan oil and gas akan dikeluarkan dari grup, mulai dari perhotelan, rumah sakit, maskapai penerbangan hingga asuransi. Di antaranya, hotel Patra Jasa, maskapai Pelita Air, perusahaan asuransi Tugu Insurance dan PertaLife, serta Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Untuk sektor kesehatan, jaringan rumah sakit yang selama ini dikelola Indonesia Healthcare Corporation (IHC) berpeluang dikelola langsung Danantara setelah spin-out.

Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin, dan praktisi migas Hadi Ismoyo menilai langkah ini tepat untuk mengurangi kompleksitas konglomerasi dan risiko tata kelola, sekaligus membuat Pertamina lebih fokus pada exploration and production (E&P) dan bisnis energi. Meski unit non-inti seperti Patra Jasa, Pelita Air, Tugu Insurance, dan IHC masih menyumbang laba, porsinya relatif kecil terhadap kinerja konsolidasi Pertamina. Tantangan terbesar justru ada di proses valuasi dan skema pengalihan aset: transparansi harga, mencegah underpricing, dan memastikan layanan publik seperti kesehatan dan konektivitas udara tetap stabil. Spin-out 38 anak usaha non-migas ini menjadi penanda transformasi Pertamina menuju perusahaan energi yang lebih fokus, ramping, dan siap bersaing di level global.

#Pertamina #Danantara #Streamlining #Migas #TransisiEnergi #BUMN #PelitaAir #PatraJasa #TuguInsurance #IHC #PortofolioBisnis #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved