Teheran berubah menjadi titik panas konflik setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel menargetkan fasilitas minyak strategis di ibu kota Iran dan Provinsi Alborz pada Sabtu (7/3). Serangan tersebut menewaskan empat orang, termasuk dua sopir truk tangki minyak, serta memicu kebakaran di beberapa depot minyak dan pusat transportasi produk minyak bumi. CEO Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, menyebut empat fasilitas utama menjadi sasaran, sementara warga melaporkan ledakan terdengar hingga beberapa kilometer dan asap tebal menyelimuti kota.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal ke Israel, termasuk serangan yang menghantam stasiun bahan bakar di Tel Aviv pada Minggu (8/3). Sebagian besar rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara, namun satu rudal pecah di atas kota dan menyebarkan pecahan ke sejumlah titik. Pertukaran serangan ini memperluas eskalasi konflik yang bermula dari kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari, menjadikan Teheran dan Tel Aviv simbol meningkatnya konfrontasi antara Iran dan blok Amerika Serikat–Israel yang kini mendapat perhatian serius dunia.
#Iran #Israel #Teheran #TelAviv #KonflikTimurTengah #SeranganUdara #RudalIran #EnergiGlobal #Geopolitik #KontanNews