The Fed Ubah Strategi Keputusan Suku Bunga Bisa Berjarak 12 Minggu, Apa Dampaknya


Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:26 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

The Fed mengubah strategi kebijakan moneternya! Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengumumkan bahwa mulai 2027, satu pertemuan FOMC akan dikhususkan untuk membahas strategi moneter jangka panjang. Pada 2028, jumlah pertemuan khusus strategi bertambah menjadi dua.

Dengan demikian, dari delapan pertemuan tahunan, hanya tujuh pada 2027 dan enam pada 2028 yang direncanakan menjadi pertemuan reguler untuk menetapkan kebijakan moneter.

Perubahan ini memunculkan pertanyaan penting: apakah jarak pengambilan keputusan suku bunga akan semakin panjang? Bagaimana The Fed merespons perubahan inflasi, kondisi tenaga kerja, dan gejolak ekonomi global?

Dampaknya juga perlu dicermati oleh Indonesia. Perubahan ekspektasi suku bunga AS dapat memengaruhi dolar, imbal hasil obligasi, arus modal asing, dan pergerakan rupiah.

Simak analisis lengkap mengenai strategi baru Kevin Warsh, perubahan komunikasi The Fed, serta implikasinya terhadap pasar keuangan global.

Catatan: Perkiraan jeda hingga sekitar 12 minggu antara keputusan kebijakan tertentu berasal dari analisis Omair Sharif mengenai kemungkinan jadwal pertemuan 2027. The Fed belum mengonfirmasi jadwal spesifik tersebut.

Jangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE untuk mengikuti berita ekonomi global, kebijakan bank sentral, dan perkembangan pasar keuangan.

#TheFed #KevinWarsh #SukuBungaAS #FederalReserve #FOMC #EkonomiGlobal #DolarAS #Rupiah #BankSentral #PasarKeuangan


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved