Pemerintah memetakan sejumlah sektor strategis yang diproyeksikan menjadi magnet investasi pada 2026. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebut minat investor asing maupun domestik terus menguat, terutama pada sektor energi, ekonomi digital, dan hilirisasi mineral.
Rosan mengatakan, energi baru dan terbarukan (EBT) menjadi salah satu sektor dengan tingkat ketertarikan tertinggi dari investor global. Pengembangan tenaga surya, hidro, hingga panas bumi dinilai sejalan dengan komitmen transisi energi dan kebutuhan keberlanjutan jangka panjang.
Selain EBT, data center dan infrastruktur ekonomi digital juga diprediksi tumbuh signifikan pada 2026. Tingginya kebutuhan komputasi, penyimpanan data, serta pengembangan kecerdasan buatan membuat Indonesia menjadi tujuan strategis investor teknologi global maupun pemain lokal.
Menurut Rosan minat investasi di sektor digital, khususnya data center, terus meningkat. Indonesia dilihat sebagai hub penting di Kawasan, karena itu Indonesia berupa menarik minat investor dan bersaing dengan Malaysia Thailand dan Vietnam yang terlebih dulu masuk.
Dari sisi industri berbasis sumber daya alam, Rosan menegaskan pemerintah tetap konsisten mendorong hilirisasi mineral. Sejumlah proyek pengolahan bauksit menjadi alumina, termasuk pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), ditargetkan mulai masuk tahap konstruksi pada 2026. Langkah ini diharapkan meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat struktur industri nasional.
Tak hanya itu, sektor kawasan industri dan waste to energy juga masuk radar utama investor. Proyek pengolahan sampah menjadi energi dinilai memiliki prospek jangka panjang, seiring kebutuhan pengelolaan lingkungan yang semakin mendesak di wilayah perkotaan.
Rosan menambahkan, target investasi nasional pada 2026 dipatok ambisius, dengan fokus pada proyek-proyek yang tidak hanya mendatangkan modal, tetapi juga transfer teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan arah kebijakan tersebut, pemerintah optimistis Indonesia tetap menjadi tujuan investasi utama di kawasan, baik bagi investor asing maupun pelaku usaha dalam negeri, di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.
#Investasi202
RosanRoeslan
BKP
KementerianInvestas
Danantar
Hilirisas
Bauksi
Alumin
DataCente
EkonomiDigita
EnergiTerbaruka
EB
InvestorAsin
InvestorLoka
IndustriNasiona
KawasanIndustr
TransisiEnerg
EkonomiIndonesi
BeritaEkonom
InvestasiIndonesia