KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Pemerintah memberi sinyal kuat bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan mulai beraktivitas di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2026.
Sinyal tersebut muncul seiring rampungnya pembangunan Istana Wakil Presiden yang telah mencapai 100 persen secara fisik.
Kehadiran Wapres di IKN dinilai menjadi penanda dimulainya fase operasional pemerintahan di ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyatakan, saat ini fokus pembangunan Istana Wakil Presiden telah bergeser dari pekerjaan fisik ke tahap pengisian interior dan furnitur.
Ia memastikan, bangunan utama sudah selesai sepenuhnya.
Basuki menjelaskan, Istana Wakil Presiden dibangun dengan mengusung filosofi arsitektur lokal Kalimantan bertajuk Huma Betang Umai.
Konsep tersebut merepresentasikan nilai kebersamaan, kesetaraan, dan pengayoman yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Dayak.
Selain desain yang menonjolkan identitas lokal, Istana Wapres juga dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang.
Salah satunya kolam renang berukuran olimpiade sepanjang 50 meter. Basuki menyebut Gibran telah meninjau langsung bangunan tersebut dan tidak memberikan catatan khusus.
Rencana aktivitas Wakil Presiden di IKN juga ditandai dengan mulai bergeraknya tim pendukung.
Basuki mengungkapkan, sekitar 50 orang staf Wakil Presiden sudah berada di kawasan IKN untuk melakukan persiapan teknis.
Persiapan tersebut meliputi survei furnitur, penataan ruang kerja, serta koordinasi operasional di kawasan ASN Tower 1.
Kehadiran staf ini menjadi bagian dari tahapan awal sebelum Wakil Presiden berkegiatan secara rutin di IKN. Di sisi lain, Otorita IKN juga tengah mempersiapkan hunian dan perkantoran bagi aparatur sipil negara (ASN).
Basuki menyampaikan, bahwa pembangunan hunian dan perkantoran ASN tahap pertama telah rampung seluruhnya, sementara tahap kedua masih dikebut.
Basuki menilai, 2026 menjadi tahun krusial bagi pengembangan IKN karena bertepatan dengan rencana pemindahan ASN dari Jakarta.
Sebanyak 16 kementerian dan lembaga negara dijadwalkan mulai beraktivitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Pemerintah menargetkan aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026.
Sementara itu, target jangka panjang tetap mengarah pada terwujudnya IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028.
Ia menegaskan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif akan terus dilanjutkan sesuai rencana.
Dengan rampungnya Istana Wakil Presiden dan mulai bergeraknya aktivitas pemerintahan, IKN kini tidak lagi sekadar kawasan pembangunan, tetapi mulai memasuki tahap fungsional sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________