MBS Desak Trump Hajar Iran! Ketegangan Timur Tengah Makin Panas


Selasa, 17 Maret 2026 | 06:41 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas
utra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk terus menekan Iran dengan kekuatan penuh.

Seruan ini muncul di tengah perang besar yang sudah mengguncang kawasan sejak akhir Februari.

Apakah ini tanda bahwa konflik di Timur Tengah akan semakin meluas?

Menurut laporan The New York Times, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman—atau yang dikenal sebagai MBS—menyarankan kepada Presiden Donald Trump agar tidak mengendurkan tekanan terhadap Iran.

Berdasarkan sumber pejabat Gedung Putih, MBS disebut meminta Washington untuk terus memukul Iran dengan keras di tengah perang yang sedang berlangsung.

Sikap MBS ini disebut sejalan dengan pandangan mendiang Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz Al Saud.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Raja Abdullah pernah meminta Amerika Serikat untuk “memenggal kepala ular”, sebuah kiasan yang merujuk pada upaya menghentikan pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah.

Di tengah konflik yang terus meningkat, MBS juga melakukan pertemuan penting dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Pertemuan tersebut berlangsung saat negara-negara Teluk menghadapi tekanan besar akibat perang yang melibatkan Iran.

Menurut laporan Al Arabiya, kedua pemimpin itu menegaskan bahwa serangan Iran terhadap negara-negara anggota Gulf Cooperation Council atau GCC merupakan ancaman serius bagi keamanan kawasan.

Mereka juga menegaskan komitmen untuk mempertahankan wilayah dan menjaga stabilitas regional.

Sejak perang meletus pada 28 Februari setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Teheran dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 2.000 rudal dan drone ke arah wilayah negara-negara Teluk.

Serangan ini memicu kekhawatiran besar di kawasan.

Namun hingga saat ini, negara-negara Teluk tampaknya masih berhati-hati untuk melakukan serangan balasan secara terbuka terhadap Iran.

Menurut sumber yang dikutip The Jerusalem Post, negara-negara Teluk khawatir bahwa serangan balasan justru akan memicu eskalasi yang jauh lebih besar.

Ada kekhawatiran bahwa Iran bisa memperluas target serangan rudal dan drone ke lebih banyak wilayah di kawasan.

Di tengah perang yang masih berlangsung, tekanan politik terhadap Iran tampaknya semakin kuat.

Namun negara-negara Teluk juga menghadapi dilema besar
ertindak melawan Iran, atau menghindari perang yang lebih luas di kawasan.

Apakah konflik ini akan berkembang menjadi perang regional yang lebih besar?

Kita tunggu perkembangan berikutnya.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved