KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Ketegangan di Asia Timur kembali meningkat.
Jepang berencana menempatkan sistem rudal permukaan ke udara di Pulau Yonaguni, hanya 110 kilometer dari Taiwan.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal tegas Tokyo di tengah memanasnya hubungan dengan China.
Pemerintah Jepang mengumumkan akan menempatkan sistem rudal pertahanan udara di Pulau Yonaguni, paling lambat Maret 2031.
Ini menjadi pertama kalinya Jepang menetapkan tenggat waktu spesifik sejak rencana tersebut diumumkan pada 2022.
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menyatakan bahwa Yonaguni akan dilengkapi sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah buatan dalam negeri.
Sistem ini dirancang untuk mencegat pesawat maupun rudal yang memasuki wilayah kedaulatan Jepang.
Menurut laporan yang dikutip dari BBC, sistem tersebut memiliki kemampuan signifikan, yakni jangkauan hingga 50 kilometer, radar 360 derajat, mampu melacak 100 target sekaligus, dan dapat menyerang hingga 12 target dalam waktu bersamaan.
Secara geografis, Yonaguni memiliki posisi yang sangat strategis.
Pulau ini hanya berjarak sekitar 110 kilometer dari Taiwan.
Dalam satu dekade terakhir, Jepang telah mengubah pulau terpencil ini menjadi pos militer terdepan.
Saat ini sekitar 160 anggota Pasukan Bela Diri Jepang ditempatkan di sana untuk pengawasan pantai.
Tak hanya rudal, Jepang juga berencana mengaktifkan unit peperangan elektronik pada tahun fiskal 2026 untuk mengganggu komunikasi dan radar musuh.
Pengumuman ini muncul sehari setelah China membatasi ekspor terhadap 20 perusahaan Jepang atas alasan keamanan nasional.
Hubungan Tokyo dan Beijing memang memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Ketegangan meningkat sejak pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November 2025.
Ia mengisyaratkan bahwa Pasukan Bela Diri Jepang dapat diaktifkan jika terjadi serangan terhadap Taiwan.
Sebagai respons, Beijing mengirim kapal perang, membatasi ekspor tanah jarang, mengurangi pariwisata, hingga membatalkan sejumlah kerja sama budaya.
Langkah Jepang memasang rudal di Yonaguni menambah dinamika keamanan di kawasan Asia Timur.
Apakah ini murni langkah defensif, atau bagian dari eskalasi baru di sekitar Selat Taiwan?
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________