Menkeu Israel: Lebih Baik Warga Palestina di Gaza Pindah ke Negara Lain I KONTAN News


Rabu, 15 November 2023 | 12:59 WIB | dilihat
Seorang anggota senior sayap kanan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Gaza tidak dapat bertahan sebagai entitas independen.

Oleh karenanya, akan lebih baik bagi warga Palestina di Gaza untuk pindah ke negara lain.

Melansir Reuters, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, mengatakan dia mendukung seruan dua anggota parlemen Israel yang menulis dalam editorial Wall Street Journal.

Dalam tulisannya, keduanya menyebut bahwa negara-negara Barat harus menerima keluarga warga Gaza yang menyatakan keinginan untuk pindah.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi ketakutan di sebagian besar dunia Arab bahwa Israel ingin mengusir warga Palestina dari tanah mereka sendiri.

Hal ini tentunya mengulangi perampasan massal warga Palestina ketika Israel didirikan pada tahun 1948.

“Saya menyambut baik inisiatif emigrasi sukarela warga Arab Gaza ke negara-negara di seluruh dunia,” kata Smotrich dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, ini adalah solusi kemanusiaan yang tepat bagi penduduk Gaza dan seluruh wilayah setelah 75 tahun menjadi pengungsi, kemiskinan dan bahaya.

Dia mengatakan wilayah sekecil Jalur Gaza tanpa sumber daya alam tidak dapat bertahan sendirian.

“Negara Israel tidak akan lagi dapat menerima keberadaan entitas independen di Gaza,” tambahnya.

Warga Palestina dan para pemimpin negara-negara Arab menuduh Israel berupaya menciptakan “Nakba” (malapetaka) baru.

Ini merupakan nama yang diberikan untuk pengungsian ratusan ribu warga Palestina yang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka setelah perang tahun 1948 dan berdirinya negara Israel.

Sebagian besar berakhir di negara-negara tetangga Arab.

Para pemimpin Arab mengatakan, tindakan apa pun yang dilakukan saat ini untuk menggusur warga Palestina tidak dapat diterima.

Israel melancarkan operasi Gaza sebagai pembalasan atas serangan tanggal 7 Oktober oleh kelompok bersenjata Hamas.

Menurut angka resmi Israel, aksi tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.

Para pemimpin Israel telah berjanji untuk menghancurkan Hamas dan menyelamatkan para sandera.

Sementara itu, menurut otoritas kesehatan Palestina, lebih dari 11.000 warga Palestina telah terbunuh selama pemboman Israel selama berminggu-minggu di Gaza.

Seluruh wilayah kantong tersebut telah rata atau berubah menjadi puing-puing.

#kontantv #perang #konflik #israel #palestina #gaza

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved