Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp3.500 Triliun!


Kamis, 05 Maret 2026 | 18:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Serangan militer Amerika Serikat ke Iran ternyata tidak hanya memicu ketegangan geopolitik, tetapi juga lonjakan biaya perang yang sangat besar.

Berbagai laporan menyebut konflik ini berpotensi menelan biaya hingga ratusan miliar dolar Amerika Serikat.

Jika dikonversi ke rupiah, nilainya bahkan bisa menembus Rp3.500 triliun.

Menurut laporan Forbes, menghitung total biaya perang saat ini memang tidak mudah.

Hal ini karena skala operasi militer dan jenis persenjataan yang digunakan belum sepenuhnya diungkap.

Namun yang pasti, pengeluaran militer terus bertambah seiring meningkatnya intensitas serangan.

Salah satu biaya terbesar berasal dari pengerahan kapal induk.

Dua kapal induk Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah diperkirakan menghabiskan sekitar 13 juta dolar AS per hari.

Sementara satu kapal induk modern seperti USS Gerald R. Ford dapat menelan biaya operasional lebih dari 11 juta dolar AS per hari.

Selain armada laut, penggunaan persenjataan modern juga menjadi penyumbang besar biaya perang.

Dalam operasi militer ini, sekitar 1.250 drone kamikaze digunakan dengan nilai total mencapai 43,8 juta dolar AS.

Harga satu drone diperkirakan sekitar 35.000 dolar AS.

Pesawat pengebom siluman B-2 juga digunakan dalam operasi ini.

Biaya operasionalnya mencapai 130 ribu hingga 150 ribu dolar AS per jam terbang.

Serangan presisi juga menggunakan rudal Tomahawk yang harganya sekitar 2 juta dolar AS per unit.

Sementara sistem pertahanan anti-rudal THAAD untuk mencegat serangan balistik memiliki harga sekitar 12,8 juta dolar AS per unit.

Dengan penggunaan senjata mahal seperti ini, satu operasi militer saja bisa menghabiskan puluhan juta dolar.

Direktur Penn Wharton Budget Model, Kent Smetters, memperkirakan biaya langsung yang harus ditanggung pembayar pajak Amerika Serikat mencapai antara 40 hingga 95 miliar dolar AS.

Namun dampak ekonominya jauh lebih besar.

Kerugian ekonomi akibat gangguan perdagangan dan energi diperkirakan mencapai 50 hingga 210 miliar dolar A-S.

Jika menggunakan angka tertinggi, total kerugian tersebut setara sekitar Rp3.550 triliun.

Laporan Al Jazeera menyebut bahwa dalam 24 jam pertama operasi militer yang dinamakan “Operation Epic Fury”, Amerika Serikat diperkirakan telah menghabiskan sekitar 779 juta dolar AS.

Biaya tambahan untuk persiapan sebelum serangan, termasuk pengerahan kapal perang dan pemindahan pesawat tempur, mencapai sekitar 630 juta dolar AS.

Saat ini bahkan muncul situs pelacak biaya perang bernama Iran Cost Ticker.

Situs ini memperkirakan pengeluaran militer Amerika Serikat dalam konflik melawan Iran telah mencapai sekitar 2,3 miliar dolar AS, atau sekitar Rp38,8 triliun.

Angka tersebut terus bertambah secara real-time seiring berlangsungnya operasi militer.

Para ahli menilai tantangan utama perang ini bukan hanya biaya, tetapi juga ketersediaan senjata.

Christopher Preble dari Stimson Center mengatakan bahwa sistem pertahanan seperti misil Patriot atau SM-6 tidak bisa diproduksi dalam jumlah besar dengan cepat.

Karena itu, tempo operasi militer saat ini kemungkinan tidak bisa dipertahankan terlalu lama.

Di luar biaya militer, konflik ini juga memicu dampak besar bagi ekonomi dunia.

Harga minyak dan gas mulai meningkat.

Pasar saham sempat melemah, dan biaya perjalanan internasional berpotensi naik.

Selain itu, konflik ini juga menimbulkan korban jiwa.

Lebih dari 500 korban dilaporkan di Iran, sementara militer Amerika Serikat menyebut enam personelnya tewas dalam operasi militer tersebut.

Dengan eskalasi konflik yang masih berlangsung, total biaya perang Amerika Serikat melawan Iran diperkirakan akan terus meningkat.

Tidak hanya dalam bentuk anggaran militer, tetapi juga dampaknya terhadap ekonomi global.

Jika konflik ini terus berlanjut, perang ini bisa menjadi salah satu operasi militer paling mahal dalam sejarah modern.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved