Setelah 72 Bulan Surplus, Neraca Dagang Indonesia Akhirnya Defisit


Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan sebesar 1,61 miliar dolar Amerika Serikat pada Mei 2026.

Ini menjadi defisit pertama setelah Indonesia membukukan surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan defisit tersebut terutama dipicu oleh sektor migas yang mencatat defisit mencapai 3,76 miliar dolar AS, terutama dari perdagangan minyak mentah dan hasil minyak.

Di sisi lain, sektor nonmigas masih mencatat surplus sebesar 2,15 miliar dolar AS, yang ditopang oleh ekspor bahan bakar mineral, lemak dan minyak nabati, serta besi dan baja.

Nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 tercatat 23,2 miliar dolar AS, turun sekitar 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

#kontan #kontantv #kontannews #NeracaDagang #DefisitNeracaDagang #Ekspor #Impor #PerdaganganInternasional #EkonomiIndonesia #BPS #NeracaPerdagangan #SurplusPerdagangan #DefisitPerdagangan #EksporIndonesia #ImporIndonesia #BeritaEkonomi #KabarBisnis #FinanceNews #BreakingNews #NewsUpdate #HeadlineNews #MarketUpdate #Indonesia


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved