Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran MBG Jika Defisit APBN 2026 Lewati Batas Aman 3%


Senin, 09 Maret 2026 | 14:00 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Harga minyak dunia melonjak ke US$92 per barel, dan pemerintah Indonesia siap melakukan stress test. Apa artinya bagi defisit APBN 2026 dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bernilai Rp 335 triliun?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa jika harga minyak mentah dunia stabil di US$92 per barel selama setahun, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat meluas hingga 3,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Saat ini, batas aman defisit ditetapkan pada 3%. Simulasi risiko (stress test) ini dilakukan mengingat eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu pasokan minyak global.

Untuk menghindari defisit yang melebar, pemerintah menyiapkan langkah penyesuaian belanja negara. Salah satu opsi yang dibahas adalah efisiensi anggaran pada program MBG.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa pemotongan tidak akan menyentuh anggaran utama yang langsung menyediakan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, dan lansia. Efisiensi akan difokuskan pada belanja pendukung, misalnya pengadaan motor untuk SPPG atau pembelian komputer.

Anggaran MBG tahun ini mencapai Rp 335 triliun dengan target 82,9 juta penerima, naik signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya Rp 71 triliun untuk 17,9 juta penerima.

Selain MBG, pemerintah juga mempertimbangkan penundaan sebagian belanja infrastruktur bersifat multi-years. Contohnya, proyek jembatan dan fasilitas pendidikan di Kementerian Pekerjaan Umum yang dapat digeser ke tahun berikutnya. Penjadwalan ulang ini diharapkan dapat menyeimbangkan neraca fiskal tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Defisit yang melewati batas 3% dapat menurunkan kepercayaan investor, memicu kenaikan biaya pinjaman luar negeri, dan mengurangi ruang fiskal untuk kebijakan sosial lainnya.

Sementara itu, MBG merupakan salah satu program garda terdepan dalam upaya mengurangi stunting dan meningkatkan gizi masyarakat. Menjaga keberlanjutan program ini sekaligus mengendalikan defisit menjadi tantangan kebijakan yang krusial. Jika tidak ditangani, tekanan fiskal dapat berdampak pada kebijakan lain, seperti insentif mobil listrik yang sudah terancam batal pada 2026.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved