Rupiah Bisa Kembali ke 15.000?


Jumat, 13 Februari 2026 | 08:45 WIB | dilihat

Banyak orang tidak sadar betapa pentingnya nilai mata uang Rupiah yang stabil, sampai mengalami depresiasi besar-besaran seperti waktu krisis moneter 1998. Sayangnya, setelah 28 tahun mulai lewat dari krisis, nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar di awal tahun 2026 ini sempat terus melemah. Mencapai titik terendahnya, nyaris melewati batas psikologis Rp 17.000.

Tapi kita bisa melihat pendekatan berbeda dengan krisis moneter 1998, sekarang pejabat di Indonesia bisa memberikan “target” nilai Rupiah yang diinginkan di 15.000 per US Dollar. Apakah angka ini akan terpenuhi?

Seperti kita tahu, pergerakan kurs tidak pernah bisa ditentukan secara sepihak oleh pemerintah, melainkan sangat dipengaruhi ekspektasi pasar dan kredibilitas otoritas moneter. Teori rational expectation dan announcement effect menjelaskan pernyataan kebijakan akan efektif bila didukung bukti dan konsistensi kebijakan.

Meski Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan berbulan-bulan, penguatan Rupiah tidak otomatis terjadi. Stabilitas rating, arus masuk dana asing, serta pengelolaan suplai dan permintaan valas menjadi elemen krusial dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas Rupiah.

#analisis #rupiah


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved