Prabowo Marah Besar Pasar Modal Anjlok, Begini Respon Pjs Dirut BEI


Kamis, 12 Februari 2026 | 09:19 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons sikap Presiden Prabowo Subianto yang disebut marah besar atas gejolak pasar modal beberapa pekan ini.

Manajemen bursa melihat sikap pemerintah bukan sebagai tekanan, melainkan dukungan institusional di tengah kondisi pasar saat ini.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pemerintah memberikan dukungan penuh kepada BEI untuk melakukan perbaikan.

Dukungan tersebut berupa dorongan agar jajaran direksi Bursa Efek Indonesia segera mengambil langkah strategis dan korektif yang dianggap mendesak untuk menjaga stabilitas, meningkatkan transparansi, serta memperkuat kepercayaan investor pasar modal.

Jeffrey berjanji phaknya akan segera melakukan perbaikan sesuai dengan dorongan dan arahan yang telah disampaikan pemerintah.

Jeffrey mengaku telah menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait kondisi pasar modal saat ini. Namun, menurutnya tidak ada arahan teknis yang disampaikan secara spesifik.

Tetapi, pesan yang diterima manajemen BEI dinilai sangat jelas, bahwa segera lakukan upaya untuk menjaga stabilitas, meningkatkan transparansi, serta memperkuat kepercayaan investor pasar modal.

Sebelumnya Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengakui bahwa Presiden Prabowo Subianto marah besar atas gejolak yang terjadi di pasar modal beberapa pekan ini.

Gejolak tersebut dinilai banyak merugikan investor ritel domestik. Bahkan mempertaruhkan kehormatan Indonesia.

Hashim secara terbuka mengingatkan bila pemerintah memperketat pengawasan kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ia memandang tekanan pasar saham di Tanah Air yang berujung pada pengunduran diri sejumlah petinggi inti BEI dan OJK menjadi perhatian luas, termasuk sorotan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai pengelola indeks saham global. Menurutnya perkara ini karena kurangnya transparansi.

Hashim mengungkapkan MSCI telah melayangkan empat surat kepada pemerintah Indonesia untuk mempertanyakan sejumlah hal terkait kondisi pasar modal.

Ia menekankan kepercayaan dan kredibilitas merupakan fondasi utama keberhasilan pasar keuangan. Tanpa itu, pasar tidak akan berfungsi secara sehat.

Hashim juga menyampaikan ada delapan investor yang bertemu dengannya meminta pemerintah memastikan integritas pasar tetap terjaga.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved