Aktivis KontraS Disiram Air Keras OTK, Menko Yusril: Serangan terhadap Demokrasi!


Minggu, 15 Maret 2026 | 15:38 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Pada Jumat malam, 13 Maret 2026, Andrie Yunus, koordinator KontraS, selesai rekam podcast di YLBHI. Tak lama setelah itu, ia diserang dengan siraman air keras oleh orang tak dikenal.

Sekitar pukul 23.00 WIB, setelah selesai membahas remiliterisme dan judicial review di Indonesia, Andrie Yunus tiba-tiba diserang.

Air keras mengenai tangan, wajah, dada, dan mata, menyebabkan luka bakar sekitar 24% tubuhnya. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit.

Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai serangan ini sebagai serangan terhadap demokrasi.

Ia menegaskan bahwa aktivis HAM bekerja demi kepentingan rakyat dan konstitusi, serta menuntut aparat kepolisian mengusut tuntas hingga ke aktor intelektual di balik aksi.

Yusril menekankan prinsip demokrasi yakni menghormati perbedaan dan keragaman.

Ia menolak segala bentuk toleransi terhadap kekerasan, baik terhadap aktivis maupun pihak lain yang berbeda pendapat. Presiden Prabowo Subianto juga disebut memiliki komitmen kuat terhadap hukum, demokrasi, dan HAM.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, melaporkan luka bakar 24% pada Andrie dan menilai serangan ini upaya membungkam suara kritis.

Ia mengacu pada UU No.39/1999 tentang HAM, UU No.32/2009 tentang Lingkungan Hidup, dan Peraturan Komnas HAM No.5/2015 tentang perlindungan pembela HAM. Dimas meminta penyelidikan menyeluruh, mengingat potensi fatalitas air keras.

Serangan terorganisir ini mengirim sinyal negatif bagi kebebasan berpendapat. Jika pelaku tidak ditangkap, risiko intimidasi terhadap aktivis, jurnalis, dan akademisi akan meningkat, menggerus ruang publik yang sehat. Sebaliknya, penegakan hukum yang tegas dapat memperkuat kepercayaan publik pada institusi demokrasi.

Hak asasi manusia bukan hanya milik aktivis; ia melindungi setiap warga. Ketika satu suara dibungkam, kebebasan semua orang terancam. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengawasi proses hukum, menuntut transparansi, dan mendukung perlindungan pembela HAM.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved