Bahlil Dampingi Prabowo ke AS, Energi Masuk Agenda Pertemuan Bilateral


Jumat, 20 Februari 2026 | 04:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington, D.C., ditemani Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, untuk menghadiri pertemuan bilateral penting bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pertemuan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Amerika Serikat serta menjajaki peluang kerja sama strategis lintas sektor, khususnya di bidang energi dan sumber daya mineral.

Menteri Bahlil menegaskan kehadirannya untuk mempercepat program hilirisasi, membuka peluang investasi, dan memfasilitasi alih teknologi yang dapat menggerakkan industri domestik Indonesia.

Menurut Bahlil, sektor energi memiliki posisi strategis dalam meningkatkan daya saing industri nasional dan menjaga stabilitas perekonomian, sehingga energi menjadi agenda utama dalam perbincangan bilateral.

Diplomasi yang akan dilakukan Presiden merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.

Di sektor energi, kaata dia akan memastikan setiap peluang kerja sama dapat mendukung ketahanan energi dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

Selama kunjungan, pemerintah melakukan komunikasi strategis untuk memperkuat kerja sama di bidang energi dan sumber daya mineral, dengan target meningkatkan kapasitas nasional serta menopang ketahanan energi jangka panjang.

Dia mengatakan, pihaknya akan mendorong kolaborasi yang berorientasi pada peningkatan investasi, transfer teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia. Prinsipnya adalah kemitraan yang saling menguntungkan dan tetap berpijak pada kepentingan nasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 melalui penguatan bauran energi yang lebih beragam, efisien, dan berkelanjutan.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan dan kerja sama internasional di sektor energi tetap berpijak pada prinsip kedaulatan energi dan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dan Presiden Trump dijadwalkan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 19 Februari 2026, yang mencakup komitmen Indonesia membeli produk energi dari AS senilai sekitar US$15?miliar (sekitar Rp250?triliun).

Produk energi yang akan diimpor meliputi LPG, minyak mentah, dan bahan bakar minyak. Bahlil menyebut pembelian energi ini sebagai salah satu pilar utama ART, dirancang untuk menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia-AS, dengan detail teknis kerja sama akan dimatangkan dalam pertemuan bilateral selama kunjungan Presiden Prabowo.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved