Mengapa kebakaran di lahan gambut begitu sulit dipadamkan meskipun puluhan helikopter water bombing dan puluhan ribu personel gabungan telah dikerahkan?
Video ini mengulas secara mendalam strategi baru pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto serta masukan ilmiah dari 22 akademisi dan peneliti gambut di Istana Merdeka.
Berdasarkan temuan para ahli, tanah gambut yang mengalami pengeringan ekstrem akan menjadi hidrofobik atau menolak air, sehingga proses pemadaman satu kilogram gambut membutuhkan hingga enam liter air—atau setara dua ratus ribu hingga satu juta liter air per hektare.
Kondisi ini membuat pemadaman dari udara kurang efektif untuk memadamkan api di bawah permukaan tanah, sehingga strategi nasional kini bergeser pada upaya pencegahan presisi berbasis desa dan sains.
Dokumenter ini membedah solusi teknologi tepat guna seperti pembuatan sumur bor dangkal dan perigi air di Bengkalis Riau, pentingnya menjaga tinggi muka air tanah gambut sesuai panduan BMKG, hingga penegakan hukum tegas terhadap korporasi dan penataan aturan daerah.
Melalui penugasan seribu perwira TNI dan Polri serta pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), pemerintah berkomitmen membangun tata kelola gambut berkelanjutan demi melindungi ekosistem sekaligus menyejahterakan masyarakat.
#Karhutla #Gambut #PrabowoSubianto #BPGMN #SainsGambut #ManggalaAgni #BNPB #BMKG #Karhutla #Gambut #PrabowoSubianto #BPGMN #SainsGambut #BNPB #BMKG #BRIN #MitigasiBencana