Hampir 70% Tak Tepat Sasaran, Bansos Kini Diperiksa Lewat Wajah


Jumat, 25 September 2026 | 18:00 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali menjadi sorotan setelah hampir 70% disebut tidak tepat sasaran. Pemerintah kini memperkuat proses verifikasi penerima, termasuk melalui pemeriksaan wajah atau teknologi biometrik, untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Penggunaan verifikasi wajah diharapkan dapat mengurangi kesalahan data, penerima ganda, hingga potensi penyalahgunaan bantuan. Namun, penerapan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru, mulai dari kesiapan sistem, akurasi identifikasi hingga perlindungan data pribadi penerima bansos.

Lantas, mengapa tingkat ketidaktepatan sasaran bansos bisa begitu tinggi? Bagaimana mekanisme pemeriksaan wajah dilakukan? Apakah sistem baru ini mampu membuat penyaluran bantuan lebih akurat?

???? Simak pembahasan lengkap mengenai:

Temuan hampir 70% bansos disebut tidak tepat sasaran

Evaluasi data penerima bantuan sosial

Penerapan verifikasi wajah untuk penerima bansos

Cara teknologi biometrik membantu proses verifikasi

Upaya mencegah penerima ganda dan salah sasaran

Tantangan pembaruan data masyarakat

Perlindungan data pribadi penerima bantuan

Upaya pemerintah memperbaiki penyaluran bansos

Digitalisasi dapat membantu meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan, tetapi efektivitasnya juga bergantung pada kualitas data, akurasi teknologi, mekanisme koreksi, serta perlindungan terhadap masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mengikuti perkembangan terbaru mengenai bansos, kebijakan pemerintah, dan ekonomi Indonesia hanya di KONTAN TV.

#Bansos #BantuanSosial #VerifikasiWajah #Biometrik #DataBansos #Digitalisasi #KebijakanPublik #EkonomiIndonesia #BeritaNasional #KontanTV


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved