Purbaya: Utang Whoosh Direstrukturisasi 80 Tahun, Cicilan Rp1 Triliun per Tahun


Kamis, 10 September 2026 | 15:00 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh kembali menjadi sorotan. Purbaya Yudhi Sadewa menyebut utang Whoosh akan direstrukturisasi dengan jangka waktu hingga 80 tahun, sehingga cicilan diperkirakan berada di kisaran Rp1 triliun per tahun.

Restrukturisasi utang dengan tenor sangat panjang tersebut diharapkan dapat meringankan beban pembayaran tahunan. Namun, skema ini juga memunculkan pertanyaan mengenai total biaya pembiayaan, kemampuan proyek menghasilkan pendapatan, hingga pihak yang akan menanggung kewajiban dalam jangka panjang.

Bagaimana skema restrukturisasi utang Whoosh selama 80 tahun? Mengapa tenor sepanjang itu dipilih? Dan apakah cicilan Rp1 triliun per tahun cukup aman bagi kondisi keuangan perusahaan maupun negara?

???? Simak pembahasan lengkap mengenai:

Rencana restrukturisasi utang Whoosh hingga 80 tahun
Cicilan yang diperkirakan sekitar Rp1 triliun per tahun
Alasan memperpanjang tenor pembayaran
Kondisi keuangan dan pendapatan proyek Whoosh
Risiko serta manfaat restrukturisasi utang
Potensi dampaknya terhadap BUMN yang terlibat
Masa depan pembiayaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Restrukturisasi dapat menurunkan beban pembayaran dalam jangka pendek, tetapi tenor yang sangat panjang membuat keberlanjutan keuangan proyek dan total kewajiban jangka panjang tetap menjadi faktor penting untuk dicermati.

Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan berita terbaru seputar Whoosh, utang, BUMN, infrastruktur, dan ekonomi Indonesia hanya di KONTAN TV.

#Whoosh #KeretaCepat #UtangWhoosh #Purbaya #KCIC #BUMN #Infrastruktur #Utang #KontanTV #BeritaEkonomi


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved