UPDATE DATA BPS: Inflasi April Adem


Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB | dilihat

https://nasional.kontan.co.id/news/bps-inflasi-bulanan-april-2026-sebesar-013-efek-normalisasi-harga-pasca-lebaran

Inflasi Indonesia April 2026 memang terlihat “adem” di angka 0,13%. Tapi jangan salah—di balik angka kecil ini, ada pergerakan besar yang wajib kamu tahu. Tarif pesawat melonjak, harga BBM ikut naik, tapi emas justru jatuh tajam setelah naik selama lebih dari 2 tahun. Apa yang sebenarnya terjadi?

Badan Pusat Statistik atau BPS melaporkan indeks harga konsumen atau IHK April 2026 berada di level 111,09. Secara tahunan, inflasi tercatat 2,42% year-on-year. Angka ini masih tergolong terkendali, tapi ada dinamika menarik di dalamnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa tekanan inflasi bulan ini paling besar datang dari sektor transportasi. Kelompok ini naik 0,99% dan menyumbang andil 0,12% terhadap inflasi.

Penyebab utamanya jelas: tarif angkutan udara yang naik signifikan dengan andil 0,11%. Ditambah lagi, harga bensin juga ikut naik dengan kontribusi 0,02%. Kenaikan ini tidak lepas dari penyesuaian harga avtur oleh Pertamina, yang terdampak lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik geopolitik global.

Menariknya, di tengah kenaikan tersebut, tarif angkutan antarkota justru mengalami penurunan atau deflasi. Artinya, tidak semua sektor transportasi bergerak searah.

Sekarang kita masuk ke faktor yang menahan inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau justru mengalami deflasi sebesar 0,20%. Ini terjadi karena normalisasi permintaan setelah momen Hari Besar Keagamaan Nasional atau HBKN.


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved