Ibadah haji “sangat terbatas”, membuat Arab Saudi rugi besar


Selasa, 23 Juni 2020 | 14:52 WIB | dilihat

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akhirnya secara resmi telah membuat keputusan untuk pelaksanaan ibadah haji 2020.



Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan ibadah haji tahun ini akan diselenggarakan sangat terbatas, yakni hanya untuk penduduk yang tinggal di negeri itu.



Larangan warga Muslim dari luar negeri melakukan ibadah haji baru terjadi pertama kalinya dalam sejarah modern Arab Saudi.

Ibadah haji “sangat terbatas” ini akan membuat Arab Saudi rugi besar karena tiap tahun ada jutaan jemaah mendatangi Makkah dan Madinah.



Tahun lalu, pada waktu ibadah haji ada 2,5 juta jemaah yang datang ke Arab Saudi. Sebelumnya pemerintah Arab Saudi juga telah menangguhkan ibadah umrah sejak bulan Maret lalu.



Menurut data pemerintah Arab Saudi, kedua ibadah ini berhasil menambah pemasukan ke ekonomi Arab Saudi sebesar US$ 12 miliar (setara dengan Rp 170 triliun) setiap tahunnya.



“Ini merupakan tahun yang sangat sulit, dengan Arab Saudi menghadapi penurunan pendapatan dari semua sektor – minyak, pariwisata, konsumsi domestik, dan sekarang umrah dan haji,” kata Karen Young, seorang sarjana di American Enterprise Institute kepada AFP.



#KontanTv #IbadahHaji #ArabSaudiRugiBesar


Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved