Politisi PDIP: Jokowi Melanggar Etik & Moral | KONTAN News


Kamis, 25 Januari 2024 | 19:27 WIB | dilihat
Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait keberpihakan dalam kampanye salah satu kandidat di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 memicu polemik.

Presiden Jokowi dinilai telah melanggar etika dan moral berbangsa jika memihak pada satu kandidat.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun, kepada wartawan, Rabu 24 Januari 2024), dikutip dari Kompas.com.

"Ini soal etik moral berbangsa. Itu sampai senior-senior orang-orang, tokoh-tokoh nasional yang sudah tua-tua ini semua yang memperjuangkan, ini kan prinsip bernegara," kata Komarudin.

Komarudin khawatir pernyataan presiden itu menimbulkan keruntuhan bangsa apabila dilakukan tanpa memerhatikan etika dan moral.

Terlebih, pada Pilpres 2024, putra sulung Presiden Jokowi adalah Gibran Rakabuming Raka turut berkontestasi sebagai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2.

Komarudin juga mempertanyakan kapasitas Jokowi saat menyatakan soal presiden boleh berkampanye sebagai presiden atau justru sebagai anggota partai politik.

Oleh karena itu, dia meminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) memeriksa kembali apakah nama Jokowi masuk dalam tim sukses paslon tertentu.

Hal senada juga disampaikan Co Captain Tim Pemenangan Nasional capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Sudirman Said.

Menurut Sudirman, ucapan Jokowi itu tidak sejalan dengan pidatonya selama ini.

Jokowi selalu meminta pejabat pemerintah untuk netral dalam Pemilu dan Pilpres 2024.

#kontantv #jokowi #kampanye #pemilu #2024

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved