STIMULUS BARU EKONOMI, BEBAS PPN EV HINGGA BUNGA MURAH


Kamis, 07 Mei 2026 | 07:00 WIB | dilihat

Pemerintah siap “tancap gas” lagi! Setelah ekonomi Indonesia tumbuh solid 5,61% di kuartal pertama 2026, kini pemerintah menyiapkan suntikan stimulus baru. Mulai dari subsidi kendaraan listrik, hingga kredit murah untuk industri ekspor. Pertanyaannya: seberapa besar dampaknya ke ekonomi dan ke masyarakat?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, stimulus ekonomi akan mulai digelontorkan pada kuartal II-2026, dengan target menjaga momentum pertumbuhan agar tidak melambat di tengah tekanan global.

Menurut Purbaya, tanpa dorongan tambahan, laju ekonomi berpotensi melemah. Karena itu, pemerintah menyiapkan beberapa kebijakan strategis.

Pertama, insentif besar untuk kendaraan listrik atau EV. Pemerintah akan memberikan fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP untuk pembelian mobil dan motor listrik. Menariknya, besaran subsidi akan dibedakan berdasarkan jenis baterai.

Kendaraan listrik berbasis nikel akan mendapatkan subsidi lebih besar. Ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin mendorong hilirisasi nikel dalam negeri agar lebih optimal, terutama untuk industri baterai.

Untuk tahap awal, kuota subsidi disiapkan masing-masing 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit motor listrik. Jika kuota ini habis, pemerintah membuka peluang untuk menambah lagi.

#StimulusEkonomi #EkonomiIndonesia #MobilListrik #SubsidiEV #PPNDTP #PurbayaYudhiSadewa #EksporIndonesia #KreditMurah #IndustriTekstil #HilirisasiNikel #BBM #PertumbuhanEkonomi #APBN2026 #KebijakanPemerintah #InvestasiIndonesia #DayaBeli #BeritaEkonomi #KontanTV #EkonomiGlobal #IndonesiaMaju


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved